TRAINING ENVIRONMENTAL RISK ASSESSMENT
DESKRIPSI TRAINING ENVIRONMENTAL RISK ASSESSMENT
Training Environmental Risk Assessment (ERA) sangat penting untuk membantu organisasi mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko lingkungan secara sistematis. Setiap aktivitas operasional, terutama di industri berisiko tinggi seperti pertambangan, manufaktur, minyak & gas, atau kimia, dapat berdampak pada kualitas udara, air, tanah, dan ekosistem sekitar. Melalui pelatihan ini, peserta mempelajari metode penilaian risiko, identifikasi sumber bahaya lingkungan, evaluasi dampak potensial, dan strategi mitigasi yang efektif. Kompetensi ini memungkinkan perusahaan mencegah pencemaran, mematuhi regulasi lingkungan, mengurangi risiko sanksi hukum, dan membangun praktik operasional berkelanjutan. ERA juga meningkatkan kesadaran dan budaya lingkungan di seluruh organisasi.

TUJUAN TRAINING ENVIRONMENTAL RISK ASSESSMENT
- Meningkatkan pemahaman peserta tentang konsep dan pentingnya penilaian risiko lingkungan.
- Membekali peserta dengan kemampuan mengidentifikasi potensi sumber bahaya lingkungan dari aktivitas operasional.
- Mengembangkan keterampilan dalam menganalisis dampak potensial terhadap udara, air, tanah, dan ekosistem.
- Membekali peserta dengan metode dan teknik penilaian risiko lingkungan yang sistematis dan terstruktur.
- Menyusun strategi mitigasi dan pengendalian risiko untuk mencegah pencemaran atau kerusakan lingkungan.
- Mendukung kepatuhan terhadap peraturan dan standar lingkungan nasional maupun internasional.
- Meningkatkan kesadaran dan budaya lingkungan proaktif di seluruh level organisasi.
- Memperkuat keberlanjutan operasional dan reputasi perusahaan melalui pengelolaan risiko lingkungan yang efektif.
MATERI TRAINING ENVIRONMENTAL RISK ASSESSMENT
- Pengantar Environmental Risk Assessment
- Definisi dan konsep risiko lingkungan
- Pentingnya ERA dalam manajemen lingkungan dan keberlanjutan
- Hubungan ERA dengan keselamatan kerja dan kepatuhan regulasi
- Definisi dan konsep risiko lingkungan
- Regulasi dan Standar Lingkungan
- Peraturan nasional dan internasional terkait pengelolaan risiko lingkungan
- Standar ISO 14001 dan praktik terbaik industri
- Persyaratan pelaporan dan izin lingkungan
- Peraturan nasional dan internasional terkait pengelolaan risiko lingkungan
- Identifikasi Sumber Risiko Lingkungan
- Identifikasi potensi pencemaran udara, air, dan tanah
- Risiko dari limbah padat, limbah cair, emisi, dan bahan berbahaya
- Analisis aktivitas operasional yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan
- Identifikasi potensi pencemaran udara, air, dan tanah
- Penilaian Dampak dan Analisis Risiko
- Teknik kuantitatif dan kualitatif dalam evaluasi risiko
- Risk matrix dan likelihood-consequence analysis
- Penentuan tingkat risiko dan prioritas mitigasi
- Teknik kuantitatif dan kualitatif dalam evaluasi risiko
- Strategi Mitigasi dan Pengendalian Risiko
- Hierarki pengendalian risiko lingkungan (eliminasi, substitusi, engineering, administrasi, APD)
- Pengelolaan limbah, pengurangan emisi, dan perlindungan ekosistem
- Rencana tindakan darurat untuk insiden lingkungan
- Hierarki pengendalian risiko lingkungan (eliminasi, substitusi, engineering, administrasi, APD)
- Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan
- Sistem monitoring risiko lingkungan secara berkelanjutan
- Dokumentasi dan pelaporan hasil ERA
- Review dan continuous improvement
- Sistem monitoring risiko lingkungan secara berkelanjutan
- Studi Kasus dan Simulasi Praktik
- Analisis risiko lingkungan pada kasus nyata industri
- Praktik identifikasi, evaluasi, dan mitigasi risiko lingkungan
- Analisis risiko lingkungan pada kasus nyata industri
PESERTA TRAINING ENVIRONMENTAL RISK ASSESSMENT
1. Manajemen Puncak & Manajer Operasional
Membutuhkan pemahaman risiko lingkungan untuk mendukung pengambilan keputusan strategis, memastikan keberlanjutan bisnis, serta meminimalkan potensi kerugian akibat insiden lingkungan.
2. HSE Manager / HSE Officer
Berperan langsung dalam identifikasi, evaluasi, dan pengendalian risiko lingkungan di area kerja agar sesuai dengan standar keselamatan dan regulasi yang berlaku.
3. Environmental Officer / Environmental Engineer
Bertanggung jawab melakukan analisis dampak lingkungan, pengelolaan limbah, pengendalian pencemaran, serta memastikan implementasi program mitigasi risiko berjalan efektif.
4. Tim Sustainability / ESG
Membutuhkan kompetensi penilaian risiko lingkungan untuk mendukung strategi keberlanjutan dan pelaporan ESG perusahaan.
5. Project Manager
Perlu memahami risiko lingkungan sejak tahap perencanaan proyek agar dapat menghindari potensi pelanggaran regulasi dan dampak lingkungan yang merugikan.
6. Tim Legal & Compliance
Memastikan seluruh aktivitas operasional memenuhi regulasi lingkungan dan mengurangi risiko sanksi hukum atau denda akibat pelanggaran.
7. Supervisor Lapangan & Site Engineer
Berperan dalam pengawasan langsung aktivitas operasional agar potensi risiko lingkungan dapat diidentifikasi dan dikendalikan lebih awal.
8. Tim Audit Internal
Membutuhkan pemahaman metodologi Environmental Risk Assessment untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan risiko lingkungan dalam organisasi.
9. Kontraktor & Subkontraktor
Terlibat langsung dalam kegiatan operasional yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan sehingga perlu memahami standar pengendalian risiko yang diterapkan perusahaan.
INSTRUKTUR/ TRAINER TRAINING RISK ASSESSMENT ISO 14001 JAKARTA
Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.
METODE TRAINING ANALISIS RISIKO LINGKUNGAN BANDUNG
Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami. Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.
LOKASI TRAINING MANAJEMEN LIMBAH INDUSTRI BALI
Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.
JADWAL TRAINING MINERBA TAHUN 2026
- Januari : 20 – 21 Januari 2026
- Februari : 24 – 25 Februari 2026
- Maret : 05 – 06 Maret 2026
- April : 23 – 24 April 2026
- Mei : 19 – 20 Mei 2026
- Juni : 23 – 24 Juni 2026
- Juli : 23 – 24 Juli 2026
- Agustus : 27 – 28 Agustus 2026
- September : 15 – 16 September 2026
- Oktober : 20 – 21 Oktober 2026
- November : 17 – 18 November 2026
- Desember : 15 – 16 Desember 2026
Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta
INVESTASI TRAINING MANAJEMEN LIMBAH INDUSTRI ONLINE TAHUN INI :
Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group
(Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):
- FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
- FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
- Module / Handout
- FREE Flashdisk
- Sertifikat
- FREE Bag or bagpack (Tas Training)
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
- 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
- FREE Souvenir Exclusive
Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.